World of Mine
Say thanks and Always be grateful !!!!!! :D

Kucing Besar

Istilah kucing besar – yang bukan merupakan klasifikasi biologis – digunakan untuk membedakan spesies kucing yang lebih besar dari yang lebih kecil. Salah satu definisi “kucing besar” termasuk empat anggota genus Panthera: harimau, singa, jaguar, dan macan tutul. Anggota dari genus ini adalah satu-satunya kucing bisa mengaum. Definisi yang lebih luas dari “kucing besar” juga mencakup cheetah, macan tutul salju, dan puma.
Meskipun perbedaan besar dalam ukuran, berbagai jenis kucing yang sangat mirip dalam struktur dan perilaku baik, dengan pengecualian cheetah, yang secara signifikan berbeda dari semua kucing yang besar ataupun kecil. Mereka bisa ditemukan di Amerika, Afrika, Asia, dan Eropa.
Ancaman utama untuk kucing besar adalah perusakan habitat dan perburuan liar. Di Amerika Serikat, 19 negara telah melarang kepemilikan kucing besar dan berbahaya sebagai hewan peliharaan. Namun demikian, masih ada sekitar 15.000 tawanan kucing besar di Amerika Serikat, dan hanya sebagian kecil dari mereka berada di kebun binatang terakreditasi. Sisanya berada dalam rumah-rumah pribadi dan pinggir jalan kebun binatang. Pemburu liar juga merupakan ancaman bagi mereka.
Dibawah ini beberapa macam kucing besar:

Singa
Singa (Sansekerta: Siṃha) atau dalam nama ilmiahnya Panthera leo adalah seekor hewan dari keluarga felidae atau genus kucing. Singa merupakan hewan yang hidup dalam kelompok. Biasanya terdiri dari seekor jantan dan banyak betina. Kelompok ini lantas menjaga daerah kekuasaannya. Berat Singa kurang lebih antara 150 kg (betina) dan 225kg (jantan). Umurnya antara 10 sampai 15 tahun di hutan. Tetapi jika dipelihara bisa sampai 20 tahun.
Singa betina jauh lebih aktif dalam berburu, sedangkan Singa jantan lebih santai dan selalu bersikap menunggu dan meminta jatah dari hasil buruan para betinanya.
Singa jantan dipercaya lebih unggul dan perkasa dibandingkan dengan kucing-kucing besar lainnya,tetapi kelemahan singa ialah tidak bisa memanjat pohon sebagus kucing-kucing besar lainnya.
Singa jantan di tumbuhi bulu tebal disekitar tengkuknya, hal ini lebih menguntungkan untuk melindungi tengkuknya, terutama dalam perkelahian bebas antara kucing besar, yang terkenal dengan selalu menerkam tengkuk untuk melumpuhkan musuhnya.
Kucing besar lainnya, seperti Cheetah dan Macan Tutul memiliki ukuran tubuh jauh lebih kecil dibanding Singa.
Singa juga sama saja dengan Harimau, yang walaupun berasal dari keluarga yang sama, Singa suka untuk berenang, berbeda dengan kucing yang takut dengan air, apalagi berenang.

Harimau
Harimau atau macan tergolong dalam kerajaan hewan dalam filum kordata (mempunyai saraf tulang belakang), sub-filum vertebrata (bertulang belakang), kelas mamalia (berdarah panas, berbulu dengan kelenjar susu), pemakan daging (karnivora), keluarga felidae (kucing), genus panthera, spesies tigris (harimau).
Harimau biasanya memburu mangsa yang agak besar seperti rusa sambar, kijang, babi, kijang, kancil, tetapi akan memburu hewan kecil seperti landakapabila mangsa yang agak besar itu tidak ada. Meskipun berasal dari keluarga yang sama, harimau berbeda dengan
kucing biasa yang kecil, harimau sangat suka berenang, dan pada dasarnya kucing takut dengan air.
Harimau dikenal sebagai kucing terbesar, harimau pada dasarnya mirip dengan singa ukurannya, walaupun sedikit lebih berat. Beda subspesies harimau memiliki karakteristik yang berbeda juga, pada umumnya harimau jantan memiliki berat antara 180 dan 320 kg dan betina berbobot antara 120 dan 180 kg. Panjang jantan antara 2,6 dan 3,3 meter, sedangkan betina antara 2,3 dan 2,75 meter. Di antara subspesies yang masih hidup, Harimau Sumateraadalah yang paling kecil dan Harimau Siberia yang paling besar.
Loreng pada kebanyakan harimau bervariasi dari coklat ke hitam. Bentuk dan kepadatan lorengnya berbeda-beda subspesies satu dengan yang lain, tapi hampir semua harimau memiliki lebih dari 100 loreng. Harimau Jawa yang sekarang sudah punah kemungkinan memiliki loreng yang lebih banyak lagi. Pola loreng unik setiap harimau, dan dapat digunakan untuk membedakan satu sama lain, mirip dengan fungsi cap jari yang digunakan untuk mengindentifikasi orang. Ini bukan, bagaimanapun juga, metode pengidentifikasian yang disarankan, terkait kesulitan untuk merekam pola loreng pada harimau liar. Sepertinya fungsi loreng adalah untuk kamuflase, untuk menyembunyikan mereka dari mangsanya.

Macan Kumbang/Macan tutul jawa
Macan tutul jawa (Panthera pardus melas) adalah salah satu subspesies dari macan tutul yang hanya ditemukan di hutan tropis, pegunungan dan kawasan konservasi Pulau Jawa, Indonesia. Ia memiliki dua variasi: berwarna terang dan hitam (macan kumbang). Macan tutul jawa adalah satwa indentitas Provinsi Jawa Barat.
Dibandingkan dengan macan tutul lainnya, macan tutul jawa berukuran paling kecil, dan mempunyai indra penglihatan dan penciuman yang tajam. Subspesies ini pada umumnya memiliki bulu seperti warna sayap kumbang yang hitam mengilap,
dengan bintik-bintik gelap berbentuk kembangan yang hanya terlihat di bawah cahaya terang. Bulu hitam Macan Kumbang mungkin merupakan hasil evolusi dalam beradaptasi dengan habitat hutan yang lebat dan gelap. Macan Kumbang betina serupa, dan berukuran lebih kecil dari jantan.
Hewan ini soliter, kecuali pada musim berbiak. Ia lebih aktif berburu mangsa di malam hari. Mangsanya yang terdiri dari aneka hewan lebih kecil biasanya diletakkan di atas pohon.
Macan tutul merupakan satu-satunya kucing besar yang masih tersisa di Pulau Jawa. Frekuensi tipe hitam (kumbang) relatif tinggi. Warna hitam ini terjadi akibat satu alel resesif yang dimiliki hewan ini.
Sebagian besar populasi macan tutul dapat ditemukan di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, meskipun di semua taman nasional di Jawa dilaporkan pernah ditemukan hewan ini, mulai dari Ujung Kulon hingga Baluran. Berdasarkan dari hilangnya habitat hutan, penangkapan liar, serta daerah dan populasi dimana hewan ini ditemukan sangat terbatas, macan tutul jawa dievaluasikan sebagai Kritis sejak 2007 di dalam IUCN Red List dan didaftarkan dalam CITES Appendix I. Satwa ini dilindungi di Indonesia, yang tercantum di dalam UU No.5 tahun 1990 dan PP No.7 tahun 1999.

Macan Dahan
Macan dahan atau dalam nama ilmiahnya Neofelis nebulosa adalah sejenis kucing berukuran sedang, dengan panjang tubuh mencapai 95 cm. Spesies ini pada umumnya memiliki bulu berwarna kelabu kecoklatan dengan gambaran seperti awan dan bintik hitam di tubuhnya. Bintik hitam di kepalanya berukuran lebih kecil dan terdapat totol putih di belakang telinga. Macan dahan mempunyai kaki pendek dengan telapak kaki besar serta ekor panjang dengan garis dan bintik hitam. Macan dahan betina serupa.
Daerah sebaran macan dahan adalah Asia Tenggara, di hutan dataran rendah dan pegunungan di Republik Rakyat Cina, Indocina, Semenanjung Melayu,India, Pulau Kalimantan dan Sumatra. Spesies ini telah punah di alam bebas di Republik Cina.
Macan dahan adalah hewan nokturnal yang aktif berburu di malam hari. Hewan ini banyak menghabiskan waktunya di atas pohon dan dapat bergerak dengan lincah di antara pepohonan.
Mangsa macan dahan terdiri dari aneka satwa liar berbagai ukuran seperti kera, ular, mamalia kecil, burung, rusa dan bekantan. Macan dahan menggunakan lidahnya untuk membersihkan bulu-bulu sebelum memakan mangsanya.
Karena hilangnya habitat hutan, populasi yang terus menyusut dan penangkapan liar yang terus berlanjut untuk diambil bulunya, konsumsi, dan obat-obatan tradisional di beberapa negara, macan dahan dievaluasikan sebagai spesies yang rentan di dalam IUCN Red List. Spesies ini didaftarkan dalamCITES Appendix I.

Macan Tutul
Macan tutul atau dalam nama ilmiahnya Panthera pardus adalah salah satu dari empat kucing besar. Hewan ini dikenal juga dengan sebutan harimau dahan karena kemampuannya memanjat. Pada mulanya, orang berpikiran bahwa macan tutul adalah hibrida dari singa dan harimau, sehingga muncul nama “leopard” di kalangan peneliti Eropa awal. Macan tutul jawa (P. p. melas) adalah fauna identitas Jawa Barat dan termasuk hewan yang terancam punah di Indonesia.
Macan tutul berukuran besar, dengan panjang tubuh antara satu sampai dua meter.
Spesies ini pada umumnya memiliki bulu berwarna kuning kecoklatan dengan bintik-bintik berwarna hitam. Bintik hitam dikepalanya berukuran lebih kecil. Macan tutul betina serupa, dan berukuran lebih kecil dari jantan.
Daerah sebaran macan tutul adalah di benua Asia dan Afrika. Spesies ini sempat dainggap memiliki banyak anakjenis (lebih dari 30 subspesies) yang ditemukan di segala macam habitat, mulai dari hutan tropis, gurun, savanah, pegunungan dan daerah pemukiman, namun sekarang direduksi menjadi hanya sembilan setelah dilakukan pengujian molekuler.
Macan Tutul adalah hewan penyendiri, yang saling menghindari satu sama lain. Spesies ini lebih aktif di malam hari. Karena tingkat kematian anak yang tinggi, betina biasanya mempunyai satu sampai dua anak, yang tinggal bersama induknya sampai macan muda berumur sekitar antara satu setengah sampai dua tahun.
Macan Tutul merupakan pemburu oportunitis, yang menggunakan segala kesempatan untuk mendapatkan mangsanya. Mereka memakan hampir segala mangsa dari berbagai ukuran. Mangsa utamanya terdiri dari aneka hewan menyusui, binatang pengerat, ikan, burung, monyet dan binatang-binatang lain yang terdapat disekitar habitatnya.
Pada umumnya, Macan Tutul menghindari manusia. Namun macan yang kurang sehat, kelaparan atau terluka sehingga tidak dapat berburu mangsa yang biasa, dapat memangsa manusia. Ada peristiwa mengenai seekor Macan Tutul jantan di Rudraprayag memangsa lebih dari 125 jiwa, dan seekor Macan Tutul betina yang disebut “Macan Tutul Panar” memangsa lebih dari 400 jiwa pada awal abad ke-20 di India.
Beberapa subspesies dari Macan Tutul seperti Macan Kumbang dari Indonesia terancam punah, namun secara umum Macan Tutul dievaluasikan sebagai Beresiko Rendah di dalam IUCN Red List.

Citah
Cheetah atau citah (dari bahasa Sansekerta Chitraka berarti “berbintik”) (Acinonyx jubatus) adalah anggota keluarga kucing (Felidae) yang berburu mangsa dengan menggunakan kecepatan dan bukan taktik mengendap-endap atau bergerombol. Hewan ini adalah hewan yang tercepat di antara hewan darat dan dapat mencapai kecepatan 110 km/jam dalam waktu singkat sampai 460 m,
dengan akselerasi 0 – 100 km/jam dalam waktu 3,5 detik, lebih cepat dari beberapasupercar. Konon, selama bertahun-tahun Cheetah hanya dikenal sebagai cerita hantu. Menurut cerita, binatang pemangsa besar dengan garis-garis mirip macanditubuhnya ini sering membawa kabur orang-orang yang berada di perbatasan Mozambique. Penduduk sering memberi julukan “magwa”. Cerita atau isu adanya Cheetah terbukti kebenarannya ketika Paul dan Lena Bottriel berhasil memotretnya pada tahun 1975. Ciri-ciri citah adalah tutulnya kecil dan
badanya lebih ramping dri kucing besar lainya.Cheetah adalah karnivora dan makan berbagai hewan kecil. Sementara sebagian besar kucing berburu di pagi dan sore hari. Sejak itu tergantung pada pandangan daripada bau, itu suka untuk memindai pedesaan dari dahan pohon atau bagian atas gundukan rayap. Mengejar kucing besar lainnyahanya beberapa ratus meter: cheetah mengejar 3,4 mil (5.500 meter) pada kecepatan rata-rata 45 mil per jam (72 km/jam). Mengintai adalah sama pentingnya dengan cepat sprint: biasanya itu akan menyelinap dalam waktu 50 meter (46 meter) dari calon korban sebelum akhir percepatan. Kendali sprint terakhir sekitar 20 detik dan hampir tidak pernah melebihi 1 menit penuh. Jika berhasil menangkap binatang akan mati lemas dengan menjepit tenggorokan, kadang-kadang memegang dan menjepit selama 5 menit. Binatang kecil seperti kelinci dibunuh oleh gigitan sederhana melalui tengkorak. Tapi apa pun makanan – besar atau kecil – cheetah makan cepat karena jika terlalu lama akan sering kehilangan karena predator lain. Cheetah memiliki kebiasaan makan yang bersih luar biasa: mereka tidak kembali untuk membunuh, mereka juga tidak makan bangkai; mereka meninggalkan kulit, tulang dan isi perut mangsa mereka. Pada 6 minggu cheetah muda cukup kuat untuk mengikuti berburu dan ketika mereka berusia sekitar 6 bulan induk akan menangkap mangsa hidup bagi mereka untuk latihan membunuh.

Cougar (Puma concolor), juga dikenal sebagai puma, singa gunung, kucing gunung, catamount atau panther, tergantung pada daerah, adalah mamaliadari keluarga Felidae , asli ke Amerika . Ini soliter, kucing besar memiliki terbesar kisaran dari mamalia darat liar besar di Belahan Barat , memanjang dariYukon di Kanada ke selatan Andes di Amerika Selatan . Sebuah, beradaptasi generalis spesies, tante girang ditemukan di setiap besar Amerika habitat jenis.Ini adalah kucing terberat kedua di benua Amerika setelah jaguar . Meskipun besar, tante girang yang paling erat kaitannya dengan kucing yang lebih kecil.
Sebuah serangan yang mampu tangkai-dan- predator , tante girang yang mengejar berbagai mangsa . sumber makanan primer meliputi ungulates seperti rusa, rusa , rusa , dan domba Bighorn , serta domestik sapi , kuda dan domba , khususnya di bagian utara jangkauan. Ini akan juga spesies berburu sekecilserangga dan tikus . Kucing ini lebih memilih habitat dengan semak-semak lebat dan daerah berbatu untuk mengintai, tetapi juga dapat hidup di daerah terbuka. cougar adalah teritorial dan berlanjut pada kepadatan populasi rendah. ukuran wilayah individu tergantung pada medan, vegetasi, dan kelimpahan mangsa. Sementara itu adalah predator yang besar, tidak selalu spesies dominan dalam jangkauan, seperti ketika bersaing untuk mangsa dengan predator lain seperti jaguar , serigala abu-abu , American Black Bear , dan beruang grizzly . Ini adalah kucing penyendiri dan biasanya menghindari orang. Serangan terhadap manusia tetap langka, meski frekuensi peningkatan baru-baru ini.
Karena berlebihan berburu setelah kolonisasi Eropa di Amerika dan pengembangan manusia yang terus menerus dari tante girang habitat , populasi telah turun di sebagian besar dari jangkauan sejarah. Secara khusus, tante girang itu punah di timur Amerika Utara , kecuali untuk terisolasi sub-populasi di Florida, ada penampakan banyak yang mengklaim hewan tersebut recolonizing bagian dari bekas wilayah timur, seperti Ontario , Maine , yang Upper Peninsula danutara Michigan , dan selatan Indiana .

Jaguar
The jaguar (Panthera onca) adalah kucing besar , sebuah kucing dalam Panthera genus , dan merupakan spesies Panthera hanya ditemukan di Amerika .Jaguar adalah kucing terbesar ketiga setelah harimau dan singa , dan yang terbesar di belahan bumi barat . berbagai hadiah jaguar itu memanjang dariMeksiko di banyak Amerika Tengah dan selatan untuk Paraguay dan utara Argentina . Terlepas dari populasi berbiak dan mungkin dikenal di Arizona(tenggara Tucson ), kucing sebagian besar telah punah dari Amerika Serikat sejak awal 1900-an.
Ini melihat kucing yang paling mirip dengan macan tutul fisik, meskipun biasanya lebih besar dan lebih kuat membangun dan yang perilaku dan habitatkarakteristik lebih dekat dengan mereka yang harimau. Sementara padat hutan tropis merupakan habitat yang disukai, Jaguar akan berkisar di berbagai daerah dan membuka hutan. Hal ini sangat terkait dengan kehadiran air dan terkenal, bersama dengan harimau, sebagai kucing yang menikmati berenang.jaguar adalah sebagian besar soliter , tangkai-dan-serangan predator , dan oportunis dalam pemilihan mangsa. Ini juga merupakan puncak dan predator batu kunci , memainkan peran penting dalam menstabilkan ekosistem dan mengatur populasi spesies mangsa. jaguar memiliki gigitan yang sangat kuat, bahkan dibandingkan dengan kucing besar lainnya. [3] Hal ini memungkinkan untuk menembus cangkang reptil lapis baja [4] dan untuk menggunakan metode pembunuhan yang tidak biasa: menggigit langsung melalui tengkorak mangsa antara telinga untuk memberikan gigitan fatal ke otak. [5]
jaguar adalah terancam dekat spesies dan nomor menurun. Ancaman termasuk kehilangan habitat dan fragmentasi. Sementara perdagangan internasional di jaguar atau bagian mereka adalah dilarang, kucing masih teratur dibunuh oleh manusia, khususnya dalam konflik dengan peternak dan petani di Amerika Selatan. Meskipun berkurang, jangkauan masih besar, mengingat distribusi historisnya, Jaguar telah menonjol dalam mitologi berbagai budaya Amerika asli , termasuk yang dari Maya dan Aztec. Perlu di ketahui beda jaguar dan macan tutul adalah tutul jaguar lebih besar dari macan tutul dan bdanya lebih besar dari macan tutul.
Sumber :

Tigon
Tigon (tion, tigron, tiglon) adalah nama hasil kawin campur antara bapaknya seekor harimau dan ibunya seekor singa. Jika dibalik bapaknya adalah seekor singa dan ibunya adalah seekor harimau, maka akan menghasilkan apa yang disebut dengan Liger.
Sedangkan jika bapaknya seekor macan dan ibunya seekor tigon,
maka akan menghasilkan apa yang disebut dengan Li-tigon (lebih dominan seperti singa). Apabila bapaknya adalah seekor harimau dan ibunya adalah seekor tigon, maka akan menghasilkan apa yang disebut dengan Ti-tigon (lebih dominan seperti harimau). Beda Tigon dan Liger adalah tubuhlebih kecil dari Liger, motif lebih Jelas daripada Liger, warnanya lebih terang daripada liger

Liger(Lion-Tiger)
Liger adalah hasil perkawinan antara singa jantan dan harimau betina. Secara umum, hasilnya adalah seekor singa dengan belang khas harimau berukuran gigantis. Saat saya bilang ‘gigantis’, saya benar – benar bicara tentang seekor kucing raksasa yang lebih besar dari manusia! Seekor Liger betina panjangnya rata – rata mencapai 3,05 m dan beratnya sekitar 320 kg.
Bentuk serta ukuran Liger yang tidak wajar ini diakibatkan oleh adanya Imprinted Genes, yaitu gen – gen yang tidak terdapat di gen induk. Gen ini biasanya timbul akibat proses hibrida yang tidak lazim (ya contohnya perkawinan singa dan harimau) dan sangat mempengaruhi pertumbuhan hasil hibrida yang lahir. Hormon juga mempengaruhi keadaan ini.
Penelitian terhadap keadaan hormone Liger menunjukkan bahwa Liger memiliki hormone yang menjadikan kondisi pertumbuhannya berlangsung terus – menerus. Liger jantan dipastikan steril (mandul), sehingga ia terus berada dalam kondisi pertumbuhan pra-puber, yang tentu saja membuat pertumbuhan badannya terus berlangsung. Liger betina, walaupun Liger betina, walaupun fertile (tidak mandul), tetap memiliki ukuran yang luar biasa.
Perkawinan ini merupakan sesuatu yang sifatnya melawan hukum alam. Di alam liar, perkawinan ini mustahil terjadi. Sama mustahilnya seperti mengharapan perkawinan gorilla dan manusia. Kecuali ada kehendak dari kekuatan besar di luar sana, semacam mukjizat. Perkawinan ini terjadi akibat ‘kecelakaan’ (married by accident hahah) di kebun binatang, saat harimau dan singa berada – entah bagaimana – ada di satu kandang. Oleh karena itu, ini pentingnya menjaga hubungan dengan yang bukan muhrim hihi, supaya tidak ada ‘kecelakaan’. Dalam kasus lain, perkawinan ini justru disengaja agar mendapatkan peranakan yang luar biasa ini. Kesengajaan ini biasanya dilakukan kaum kolektor atau sirkus.
Seperti segala sesuatu yang melawan hukum alam, perkawinan ini pun menjadi petaka bagi peranakan yang lahir. Petaka pertama adalah kemandulan yang dialami oleh Liger jantan. Walaupun ia tetap memiliki hormone testoteron yang normal serta beberapa kali didapati sedang bercinta dengan Liger betina, tetapi tetap saja ia tidak akan dapat memproduksi keturunan. Petaka kedua, biasanya binatang semacam ini memiliki cacat tubuh, kesehatan yang buruk, serta usia yang pendek. Umur Liger rata – rata hanya 20 tahun. Liger tertua yang pernah hidup mencapai 24 tahun. Oh ya, satu lagi, karena sejak dalam wujud janin pertumbuhan Liger sudah abnormal, proses melahirkan dapat mengakibatkan kematian sang induk. Ironis sekali bukan?
Berdasarkan Association of Zoos and Aquariums, kebun binatang yang terakreditasi tidak melakukan hibrida antar spesies yang berlainan. Pemisahan antar spesies pun menjadi prosedur standar kebun binatang. Sehingga, seharusnya, tidak terjadi peranakan Liger dengan sengaja di kebun binatang yang baik. Walau demikian, beberapa kasus kecelakaan menyebabkan kelahiran Liger.
Saya jadi tidak habis pikir, bagaimana mungkin ada orang – orang yang tega dengan sengaja melakukan hibrida ini dengan seenaknya demi menghasilkan uang. Kenyataannya, tempat – tempat seperti Jungle Island di Miami atau sirkus – sirkus yang menggunakan binatang sebagai tokoh utamanya, melakukan kegiatan keji ini. Belum lagi para kolektor freak yang senang memelihara binatang buas di halaman belakang rumahnya. Mengapa keji? Sebaiknya kamu ingat lagi petaka – petaka yang binatang ini harus derita saat terlahir di dunia.
Sumber: http://sisaruangdiri.wordpress.com/

Belum Ada Tanggapan to “Kucing Besar”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: